Minggu, 24 November 2013

[18] BEM


Badan eksekutif mahasiswa (disingkat BEM) adalah organisasi mahasiswa intra kampus yang merupakan lembaga eksekutif di tingkat universitas atau institut. Dalam melaksanakan program-programnya, umumnya BEM memiliki beberapa departemen.
Organisasi mahasiswa intra kampus selain BEM, adalah senat mahasiswaunit kegiatan mahasiswa, dan himpunan mahasiswa jurusan. Ada atau tidaknya masing-masing, bergantung pada perkembangan dinamika mahasiswa di setiap kampus.
Sumber : Wikipedia

[17] Partai politik


Sebuah partai politik adalah organisasi politik yang menjalani ideologi tertentu atau dibentuk dengan tujuan khusus. Definisi lainnya adalah kelompok yang terorganisir yang anggota-anggotanya mempunyai orientasi, nilai-nilai, dan cita-cita yang sama. Tujuan kelompok ini ialah untuk memperoleh kekuasaan politik dan merebut kedudukan politik - (biasanya) dengan cara konstitusionil - untuk melaksanakan kebijakan-kebijakan mereka.[1][2]
Partai politik adalah sarana politik yang menjembatani elit-elit politik dalam upaya mencapai kekuasaan politik dalam suatu negara yang bercirikan mandiri dalam hal finansial, memiliki platform atau haluan politik tersendiri, mengusung kepentingan-kepentingan kelompok dalam urusan politik, dan turut menyumbang political development sebagai suprastruktur politik.
Sumber : Wikipedia

[16] Organisasi Pemuda dan olahraga


Tugas pokok dan fungsi Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Enrekang diatur dalam Peraturan Daerah Kabupaten Enrekang No. 02 tahun 2008 tentang Urusan Pemerintah Kabupaten Enrekang yaitu membantu Bupati Enrekang dalam penyusunan rencana, mengkoordinasikan, mengarahkan dan mengevaluasi kegiatan serta menetapkan kegiatan teknis pendidikan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku sebagai pedoman kerja.
Dalam menyelenggarakan tugas di atas, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Enrekang berfungsi sebagai:
a. Perumus kebijakan teknis sektor pendidikan
b. Pemberi izin pendirian lembaga pendidikan jenjang pendidikan dasar dan menengah
c. Pelaksana pelayanan umum sektor pendidikan
d. Pembina lembaga pendidikan dasar dan menengah baik formal maupun non formal
e. Pembina unit pelaksana teknis dinas (UPTD)
Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Enrekang dipimpin oleh pejabat struktural selaku Kepala Dinas yang mempunyai fungsi dalam hal:
a. Perumusan kebijakan dinas;
b. Penyusunan rencana strategik dinas;
c. Penyelenggaraan pelayanan umum di bidang pendidikan, pemuda dan olahraga;
d. Pembinaan, pengkoordinasian, pengendalian, pengawasan program dan kegiatan dinas; dan
e. Penyelenggaraan evaluasi program dan kegiatan dinas;
Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Enrekang mempunyai tugas dengan rincian sebagai berikut:
a. Merumuskan rencana strategik dan program kerja dinas sesuai dengan visi dan misi daerah;
b. Mengkoordinasikan perumusan dan penyusunan program kerja dinas sesuai bidang tugasnya;
c. Menyelenggarakan rencana strategik dan program kerja dinas;
d. Menyelenggarakan perencanaan operasional program pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, pendidikan menengah, pendidikan Agama dan pendidikan non formal sesuai dengan perencanaan strategik tingkat provinsi
e. Menyelenggarakan sosialisasi dan pelaksanaan standar nasional pendidikan ditingkat kabupaten
f. Menyelenggarakan pengelolaan pendidikan berbasis keunggulan lokal pada pendidikan dasar dan menengah
g. Menyelenggarakan peremajaan data dalam sistem informasi manajemen pendidikan untuk tingkat kabupaten
h. Memberikan izin pendirian serta pencabutan izin satuan pendidikan dasar dan menengah berbasis keunggulan lokal, izin pendirian serta pencabutan satuan penyelenggara pendidikan non formal
i. Menyelenggarakan dan mengelola satuan pendidikan sekolah dasar bertaraf internasional
j. Menyediakan bantuan biaya penyelenggaraan pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, pendidikan menengah dan pendidikan non formal sesuai kewenangannya.
k. Meningkatkan kesejahteraan, penghargaan dan perlindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan pada anak usia dini, pendidikan dasar, pendidikan menengah, pendidikan agama dan pendidikan non formal
l. Menyelenggarakan kebijakan di bidang kepemudaan meliputi pengembangan keserasian kebijakan dan pemberdayaan, pengaturan sistem penganugerahan prestasi, kriteria dan standarisasi lembaga kepemudaan.
m. Menyelenggarakan pembinaan dan pengawasan di bidang keolahragaan meliputi penyelenggaraan pekan olahraga, pembangunan dan peningkatan sarana dan prasarana olahraga.
Sumber : Dinas pendidikan pemuda dan olahraga

[15] HIMMI


HIMMI atau Himpunan Mahasiswa Manajemen Informatika adalah sebuah organisasi yang menjadi wadah tukar menukar pikiran di lingkungan Universitas Gunadarma, HIMMI didirikan di Depok pada tanggal 26 April 2010 untuk waktu yang tidak ditentukan� dan berkedudukan di dalam Kampus Universitas Gunadarma.
Himpunan Mahasiswa Manajemen Informatika merupakan organisasi yang beranggotakan mahasiswa manajemen informatika Universitas Gunadarma yang sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Organisasi. Organisasi ini menjalankan nilai � nilai Akademis Mahasiswa, keberagaman, solidaritas, keadilan, mandiri, maju� bersama, terbuka, konsekuen.
Usaha � usaha Himpunan Mahasiswa Manajemen Informatika di atas dilakukan dengan kegiatan � kegiatan yang bergerak melalui :
a. Melakukan pembinaan sumber daya manusia.
b. Penelitian yang bersifat kritis dan partisipatif terhadap berbagai aspirasi mahasiswa manajemen informatika, terutama untuk menganalisis masalah dan kebutuhan akademis mahasiswa. Hasil-hasil penelitian senantiasa dirumuskan sebagai modal untuk keperluan program kerja organisasi.
c. Pendidikan dan pelatihan yang merupakan wahana untuk menghimpun dan mendesiminasikan pemikiran kritis dan wacana-wacana alternatif diberbagai komunitas aktor sosial yang acap kali tidak mampu difasilitasi oleh institusi-institusi yang telah ada. Kajian, Seminar, Workshop, Diskusi, Temu Wicara, Partnership, Bantuan Managemen, dan teknis yang menyangkut masalah � masalah pengembangan akademis kemahasiswaan. Pendidikan dan pelatihan juga sebagai media asistensi yang bertujuan membangun dalam rangka memperkuat pembentukan karakter mahasiswa
d.Kegiatan lain yang sifatnya insidentil.HIMMI atau Himpunan Mahasiswa Manajemen Informatika di lingkungan MI gunadarma
yang bergerak di bidang akademis sebagai wadah aspirasi mahasiswa MI
Sumber : Warta Warga

[14] Organisasi Masyarakat


A. Latar Belakang

Organisasi berasal dari kata Yunani yaitu Organon atau alat. Organisasi adalah sekumpulan atau beberapa orang yang melakukan sesuatu hal untuk tujuan tertentu. Organisasi itu multi disiplioner yaitu bisa digunakan dalam bidang manapun. Sebuah organisasi dapat dibentuk karena dipengaruhi oleh beberapa aspek seperti penyatuan visi dan misi serta tujuan yang sama dengan perwujudan eksistensi sekelompok orang tersebut terhadap masyarakat.
Jenis organisasi sangat beragam, seperti : organisasi keluarga, organisasi masyarakat, organisasi sekolah, organisasi politik, organisasi internasional dan sebagainya. Setiap jenis organisasi ini mempunyai tujuan dan mekanisme yang berbeda-beda.

Organisasi Masyarakat adalah perkumpulan sosial yang dibentuk oleh masyarakat, baik yang berbadan hukum maupun yang tidak berbadan hukum, yang berfungsi sebagai sarana partisipasi masyarakat dalam pembangunan bangsa dan negara.
Contoh organisasi masyarakat adalah RT (Rukun Tetangga), RW (Rukun Warga), Kelurahan, BPD (Badan Pemusyarawatan Desa), Dewan Kelurahan, Karang Taruna, Koperasi, dan sebagainya.

B. Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang di atas maka dirumuskan masalah yang akan dibahas pada makalah ini adalah :
1. Apa yang dimaksud dengan Organisasi Masyarakat.
2. Jenis-jenis organisasi masyarakat.
3. Tujuan dari organisasi masyarakat.

C. Tujuan Penulisan

Berdasarkan rumusan masalah di atas maka tujuan penulisan adalah :
1. Untuk mengetahui pengertian organisasi masyarakat.
2. Memperluas pengetahuan mengenai organisasi masyarakat.
3. Melengkapi tugas salah satu mata kuliah.

BAB II
  PEMBAHASAN

A. Pengertian Organisasi Masyarakat

Organisasi Masyarakat adalah perkumpulan sosial yang dibentuk oleh masyarakat, baik yang berbadan hukum maupun yang tidak berbadan hukum secara sukarela atas dasar kesamaan kegiatan, profesi, tujuan yang berfungsi sebagai sarana partisipasi masyarakat dalam pembangunan bangsa dan negara. Sebagai makhluk yang selalu hidup bersama-sama, manusia membentuk organisasi sosial untuk mencapai tujuan-tujuan tertentu yang tidak dapat mereka capai sendiri.
Sebagai warga masyarakat dan warga negara setiap manusia Indonesia harus memegang semangat kekeluargaan dan semangat gotong-royong. Hal ini berarti bahwa kita sebagai warga negara harus mengadakan organisasi dan saling membantu. Negara kita yang berasaskan kekeluargaan, menghormati hak pribadi. Sebaliknya hak pribadi itu dilaksanakan dengan memperhatikan kepentingan bersama yaitu kepentingan nasional. Oleh karena itu, kepentingan nasional yang merupakan kepentingan bersama itu harus didahulukan daripada kepentingan pribadi atau golongan.

B. Jenis-jenis Organisasi Masyarakat

Berikut ini adalah jenis-jenis organisasi di masyarakat dari sudut pandang yang berbeda-beda :
1. Berdasarkan Proses Pembentukan
Organisasi Formal :
            Organisasi formal adalah organisasi yang dibentuk secara sadar dan dengan tujuan-tujuan tertentu yang disadari pula dan diatur dengan ketentuan-ketentuan yang formal. Organisasi formal memiliki suatu struktur yang terumuskan dengan baik, yang menerangkan hubungan-hubungan otoritasnya, kekuasaan, akuntabilitas dan tanggung jawabnya. Struktur yang ada juga menerangkan bagaimana bentuk saluran-saluran melalui apa komunikasi berlangsung. Kemudian menunjukkan tugas-tugas terspesifikasi bagi masing-masing anggotanya. Hierarki sasaran organisasi formal dinyatakan secara eksplisit. Status, prestise, imbalan, pangkat dan jabatan, serta prasarat lainya terurutkan dengan baik dan terkendali. Selain itu organisasi formal tahan lama dan mereka terencana dan mengingat bahwa ditekankan mereka beraturan, maka mereka relatif bersifat tidak fleksibel. 


Organisasi Informal :
Organisasi Informal adalah organisasi yang dibentuk tanpa disadari sepenuhnya, tujuan-tujuannya juga tidak begitu jelas. Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART) juga tidak jelas. Hubungan yang terjalin juga sifatnya pribadi dan sifatnya tidak formal. Kebanyakan organisasi informal ini terbentuk dalam organisasi formal, yang anggotanya terdiri atas karyawan yang ada pada lembaga tersebut. Mereka secara pribadi ingin mengadakan kegiatan tertentu secara bersama-sama yang harus diorganisir. Contoh organisasi informal, misalnya organisasi kesenian karyawan.Setiap karyawan mempunyai keinginan untuk mengembangkan bakat di bidang kesenian. Dari masing-masing pribadi berkumpul untuk membentuk kegiatan kesenian, bisa juga arisan karyawan,
dan lain-lain.

2.  Berdasarkan Tujuannya
Organisasi Sosial :
Organisasi sosial adalah organisasi yang mempunyai tujuan sosial.
Organisasi semacam ini tidak berharap keuntungan dalam bentuk materi.
Tujuan utama organisasi ini untuk melayani kepentingan masyarakat, tanpa menghitung untung-rugi. Organisasi semacam ini banyak muncul di tengah-tengah masyarakat. Mereka yang mendirikan organisasi semacam ini biasanya mempunyai jiwa sosial yang tinggi. Orang-orang yang mempunyai kepedulian terhadap kondisi masyarakatnya. Contoh organisasi sosial adalah organisasi dalam bentuk yayasan penyandang cacat, panti asuhan, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan lain-lain.

Organisasi Bisnis :
Organisasi yang tujuannya mendapatkan keuntungan. Organisasi bisnis semacam ini dikelola oleh perusahaan perseorangan dan ada pula yang berupa perusahaan milik bersama. Kegiatan semacam ini bisa berupa perusahaan produksi, perdagangan, maupun jasa.

3. Berdasarkan Hubungannya dengan Pemerintah
Organisasi Resmi :
Organisasi resmi adalah organisasi yang terdaftar di lembaga pemerintahan.
Organisasi ini bisa langsung dibentuk oleh pemerintah atau berhubungan dengan pemerintahan. Organisasi yang langsung dibentuk oleh pemerintahan karena segala aturan dan pelaksanaanya diatur langsung oleh pemerintah. Tetapi tidak dibentuk oleh pemerintahan. Kegiatan ini memiliki hubungan yang erat untuk membantu kelancaran dan pelaksanaan dalam kegiatan pemerintahan. Organisasi resmi yang dibentuk oleh pemerintah misalnya organisasi di Departemen Pendidikan, Departemen Agama, dan lain-lain. Organisasi yang terdaftar di pemerintah, tetapi tidak dibentuk oleh pemerintah, misalnya Muhammadiyah, NU, dan lain-lain. Organisasi ini pelaksanaannya tidak diatur oleh pemerintah, tetapi diatur sendiri. Hanya saja, keberadaanya banyak membantu dalam kegiatan pemerintahan.

Organisasi Tidak Resmi :
Organisasi tidak resmi adalah organisasi yang tidak ada hubungannya dengan pemerintahan dan tidak terdaftar di pemerintahan. Organisasi ini hanya semacam organisasi biasa untuk pengembangan suatu bakat tertentu sehingga keberadaanya tidak harus izin atau tidak perlu untuk didaftar di pemerintahan.

C. Tujuan dari Organisasi Masyarakat

Organisasi didirikan oleh sekelompok orang tentu memiliki alasan. Seorang pakar bernama Herbert G. Hicks mengemukakan dua alasan mengapa orang memilih untuk berorganisasi: 
1. Alasan Sosial (social reason), sebagai “zoon politicon” artinya mahluk yang hidup secara berkelompok, maka manusia akan merasa penting berorganisasi demi pergaulan maupun memenuhi kebutuhannya. Hal ini dapat kita temui pada organisasi-organisasi yang memiliki sasaran intelektual, atau ekonomi.
2. Alasan Materi (material reason), melalui bantuan organisasi manusia dapat melakukan tiga macam hal yang tidak mungkin dilakukannya sendiri yaitu:
Dapat memperbesar kemampuannya.
Dapat menghemat waktu yang diperlukan untuk mencapai suatu sasaran, melalui bantuan sebuah organisasi.
Dapat menarik manfaat dari pengetahuan generasi-generasi sebelumnya yang telah dihimpun.

Tujuan organisasi masyarakat terbentuk untuk berperan serta dalam pembangunan dalam rangka mencapai tujuan nasional dalam wadah NKRI yang berdasarkan Pancasila dan sebagai wadah penyalur kegiatan sesuai kepentingan anggotanya, pembinaan dan pengembangan anggotanya, sarana penyalur aspirasi anggota dan sarana komunikasi sosial diantara anggotanya atau sesama ormas atau dengan organisasi kekuatan sosial politik atau Pemerintah atau dengan yang lainnya.
sosial diantara anggotanya atau sesama ormas atau dengan organisasi kekuatan sosial politik atau Pemerintah atau dengan yang lainnya.
Sumber : 

[13] Organisasi Karang Taruna


Karang Taruna adalah organisasi kepemudaan di Indonesia. Karang Taruna merupakan wadah pengembangan generasi muda nonpartisan, yang tumbuh atas dasar kesadaran dan rasa tanggung jawab sosial dari, oleh dan untuk masyarakat khususnya generasi muda di wilayah Desa / Kelurahan atau komunitas sosial sederajat, yang terutama bergerak dibidang kesejahteraan sosial. Sebagai organisasi sosial kepemudaan Karang Taruna merupakan wadah pembinaan dan pengembangan serta pemberdayaan dalam upaya mengembangkan kegiatan ekonomis produktif dengan pendayagunaan semua potensi yang tersedia dilingkungan baik sumber daya manusia maupun sumber daya alam yang telah ada. Sebagai organisasi kepemudaan, Karang Taruna berpedoman pada Pedoman Dasar dan Pedoman Rumah Tangga dimana telah pula diatur tentang struktur penggurus dan masa jabatan dimasing-masing wilayah mulai dari Desa / Kelurahan sampai pada tingkat Nasional. Semua ini wujud dari pada regenerasi organisasi demi kelanjutan organisasi serta pembinaan anggota Karang Taruna baik dimasa sekarang maupun masa yang akan datang.
karang Taruna beranggotakan pemuda dan pemudi (dalam AD/ART nya diatur keanggotaannya mulai dari pemuda/i berusia mulai dari 11 - 45 tahun) dan batasan sebagai Pengurus adalah berusia mulai 17 - 35 tahun.
Karang Taruna didirikan dengan tujuan memberikan pembinaan dan pemberdayaan kepada para remaja, misalnya dalam bidang keorganisasian, ekonomi, olahraga, ketrampilan, advokasi, keagamaan dan kesenian.
Sumber : Wikipedia

[12] Perencanaan perpisahan sekolah


PENDAHULUAN
Latar Belakang
OSIS merupakan satu-satunya organisasi tertinggi disetiap sekolahmenengah, dan dipercaya untuk menyelenggarakan kegiatan-kegiatan bagi siswa. Oleh karena itu dalam rangka mengisi kegiatan akhir tahun ajaran 2012-2013, OSIS akan melaksanakan kegiatan pelepasan bagi siswa tingkat XII.Kegiatan ini dilaksankan berdasarkan program rutin setiap akhir tahunajaran menjelang awal tahun ajaran baru
Maksud dan Tujuan
Kegiatan ini dilaksanakan dengan maksud dan tujuan:
1.Sebagai batas berakhirnya kegiatan belajar tahun ajaran 2012 – 2013.
2.Sebagai upacara pelepasan tingkat XII.
3.Sebagai salah satu ajang pementasan kesenian daerah dan modern.
II.NAMA KEGIATAN
Pelepasan tingkat XII SMK Negeri I  Periode 2012 – 2013
III.WAKTU DAN TEMPAT
Adapun kegiatan ini dilaksanakan Insya Allah pada:
Hari : Rabu Tanggal : 25 Mei 2013
Waktu : Pukul 07.00 s/d selesai
Tempat : Kampus SMK Negeri I
IV. BENTUK DAN TEKNIS KEGIATAN
A.Program inti
1.Pawai Tingkat XII
Pawai dilaksanakan sebagai sosialisasi kepada masyarakat sekitar dandiikuti oleh seluruh siswa tingkat XII menuju kampus SMK Negeri 1 . Siswa tingkat XII sudah berkumpul di lokasi ( sekitar Keperasi Megah) Padaherang pada pukul 07.00, kemudian melakukan pawai yang dikawal oleh Polsek Padaherang beserta guru pembimbingmenuju kampus SMK Negeri I  dan disambut oleh bapak Kepala Sekolah, Komite Sekolah dan orang tua siswa tingkat XII,kemudian bapak Kepala Sekolah memberikan kalung kehormatankepada perwakilan dari siswa/siswi tingkat XII yang ditunjuk/pertasiterbaik, setelah selesai pawai dilanjutkan dengan acara inti.
2.Pengumuman dan Pemberian Hadiah
Pemberian hadiah diberikan kepada siswa/siswi dari tingkat XII yang memiliki prestasi terbaik dari kopetensi keahlian Geologi Pertambangan, Teknik Komputer dan Jaringan, Rekayasa Perangkat Lunak, serta penghargaan khusus bagi siswa/siswi tingkat XII yang memiliki potensi dan kerja keras untuk meningkatkan prestasi dan nama baik sekolah
3. Upacara Pelepasan Tingkat XII Serta Pemberian SKHUN dan Ijazah
Dilaksanakan beriringan dengan upacara adat yang merupakan kegiatan inti dari acara ini. Diberikan oleh Kepala Sekolah kepada siswa perwakilan dari tingkat XII yang didampingi oleh ketua Komite dan kemudian diakhiri dengan musafahah
B.Hiburan
1.Kesenian Perwakilan Kelas
Dalam kegiatan ini, setiap kelas menampilkan salah satu bentuk kesenian atau lebih.
2.Kesenian Electone
Diadakan sebagai adat pengiring dalam segala bentuk kesenian atau hiburan yang ditampilkan, sehingga akan memberikan penampilan yang menarik untuk dipertunjukan
V. RENCANA ANGGARAN BIAYA UPACARA PELEPASAN TINGKATXII SMK NEGERI I  PERIODE 2011/ 2013
A.Penerimaan
1.Dana dari tingkat XII : 264 x Rp. 50.000 = Rp. 13.200.000
2.Dana dari tingkat X : 461 x Rp. 25.000 = Rp. 11.525.000
3.Dana dari tingkat XII : 403 x Rp. 25.000 = Rp. 10.075.000
Jumlah Rp.34.800.000
B. Pengeluaran
1.ATK = Rp. 1.000.0002.
Pembuatan kartu undangan = Rp. 1.000.000
3.Konsumsi :
a.Siswa tingkat XII : 264 × Rp. 7.500 = Rp. 1.980.000
b.Orang tua siswa tingkat XII : 264 × Rp. 7.500 = Rp. 1.980.000
c.Guru dan undangan : 150 × Rp. 7.500 = Rp. 1.125.000
d.Siswa tingkat X : 461 × Rp. 7.500 = Rp. 3.457.500
e. Siswa tingkat XI : 403 × Rp. 7.500 = Rp. 3.022.500
4.Sewa tenda, panggung dan kursi = Rp. 5.000.000
5.Sewa sound system = Rp. 1.355.000
6.Biaya upacara adat = Rp. 4.000.000
7.Pembuatan buku kenangan = Rp. 5.280.000
8.Dekorasi = Rp. 1.000.0009.
Dokumentasi ( cuci dan cetak) = Rp. 1.000.000
10.Keamanan = Rp. 800.000
11.Honor pokja = Rp. 2.300.000
12.Transport tamu undangan = Rp. 1.000.000
13.Pelaporan = Rp. 500.000
Jumlah = Rp.34.800.000
Sumber : Surat Menyurat